Sabtu, 31 Desember 2016

Penjualan Kondom Meningkat Jelang Tahun Baru, Ayah.. Jangan Biarkan Putrimu Pergi Bersamanya Di Malam Tahun Baru

JAKARTA - Wahai para ayah Buka mata, lihatlah berita, dengarlah, fakta di depan mata dan beritanya telah tersebar. Malam tahun baru, beberapa muda-mudi melakukan zina bebas bahkan pesta zina. Tidak heran jika kondom laris manis, Hotel dan penginapan telah full-booking.

Wahai ayah
Engkau seharusnya tahu
Beberapa wanita muda melepas keperawanannya bersama laki-laki itu
Hanya karena buaian palsu, janji romantis dan pujian buaya
Yang seharusnya ia persembahkan kepada suaminya
Itu tanggung jawabmu untuk menjaganya wahai ayah
Sampai engkau serahkan putrimu kepada suaminya yang sah
Dalam ikatan aqad di atas kalimat Allah
Wahai ayah engkaulah yang bertanggung jawab atas putrimu

Engkaulah wajib menjaga keluargamu dari api neraka

Allah Ta’ala berfirman

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ

“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri-diri kalian dan keluarga-keluarga kalian dari api neraka, yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.” (QS. At-Tahrim: 6)

Wahai ayah, engkaulah imam dan penanggung jawab

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ الْإِمَامُ رَاعٍ وَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَالرَّجُلُ رَاعٍ فِي أَهْلِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ

“Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya. Imam adalah pemimpin yang akan diminta pertanggungjawaban atas rakyatnya. Seorang suami adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas keluarganya.” (HR. Al-Bukhari no. 844 dan Muslim no. 1829)

Wahai ayah
Tidakkah engkau khawatir hilangnya keimanan dan dicabutnya hidayah dari putrimu dan pemuda kita?
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,

إِذَا زَنَى الرَّجُلُ خَرَجَ مِنْهُ الإِيمَانُ كَانَ عَلَيْهِ كَالظُّلَّةِ فَإِذَا انْقَطَعَ رَجَعَ إِلَيْهِ الإِيمَانُ

“Jika seseorang itu berzina, maka iman itu keluar dari dirinya seakan-akan dirinya sedang diliputi oleh gumpalan awan (di atas kepalanya). Jika dia lepas dari zina, maka iman itu akan kembali padanya.”(HR. Abu Daud no. 4690, dishahihkan oleh Al Albani )

Jika malam tahun baru bersamanya minum khamer, maka lengkap sudah sebagaimana dalam hadits,

مَنْ زَنَا أَوْ شَرِبَ الْخَمْرَ نَزَعَ اللهُ مِنْهُ اْلإِيْمَانَ كَمَا يَخْلَعُ اْلإِنْسَانُ اْلقَمْيصَ مِنْ رَأْسِهِ

“Siapa yang berzina atau minum khamr maka Allah mencabut keimanan dari orang itu sebagaimana seorang manusia melepas bajunya dari arah kepalanya.” (HR al-Hakim, dishahihkan oleh as-Suyuthi)

Wahai ayah

Jagalah putrimu, nasehati dia dan didiklah dengan cara yang lembut lagi mengena

Demikian semoga bermanfaat

sumber : http://akhwat.beritaislamterbaru.org/2016/12/penjualan-kondom-meningkat-jelang-tahun.html


Jumat, 30 Desember 2016

MENGERIKAN!!!.. Inilah Ancaman Bagi Suami Yang "Datangi" Istrinya Dari "Belakang"

JAKARTA - Di dalam Islam, jima’ itu suci. Ianya lebih dari sekadar hubungan antara seorang istri dan suami. Ianya merupakan instrumen yang dijadikan oleh Allah Ta’ala sebagai sarana untuk menjaga kesucian diri dan menempatkan manusia pada derajat yang tinggi, di atas derajat hewan bahkan malaikat.

Karenanya, di dalam Islam ada hal yang benar-benar menjadi larangan, meski dilakukan oleh seorang suami kepada istrinya. Ialah ‘mendatangi’ istrinya dari tempat yang tidak seharusnya. Rupanya, ‘mendatangi’ istri dari ‘belakang’ merupakan pelanggaran yang sangat serius, baik ditinjau dari segi aqidah maupun kesehatan.


“Barang siapa menjima’ istrinya yang sedang haid atau pada duburnya, atau mendatangi dukun lalu mempercayainya, berarti telah mengingkari apa yang telah diturunkan kepada Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam.”

Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh 7 Imam ahli hadits kecuali Imam an-Nasa’i ini, ‘mendatangi’ istri dari ‘belakang’ dan ketika datang bulan disamakan dengan syirik. Pelakunya wajib dimasukkan ke dalam neraka jika meninggal dunia sebelum bertaubat kepada Allah Ta’ala.

Apakah kita rela menukar sensasi ‘mendatangi’ istri dari ‘belakang’ dan saat berhalangan-sebagaimana diagung-agungkan oleh sebagian besar pendamba kenikmatan jima’-dengan siksa yang pedih di neraka karena pelakunya disamakan dengan berbuat syirik kepada Allah Ta’ala?

Seorang ulama’ kenamaan, Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyah, turut menjelaskan hal ini dengan mengatakan dalam ath-Thib an-Nabawi, “Allah Ta’ala mengharamkan jima’ meski pada tempat yang diperintahkan (farji) jika kondisinya sedang kotor dan najis akibat datang bulan, maka bagaimana pula dengan tempat lewat dan keluarnya kotoran yang sudah pasti?”

Sangat logis. Amat jelas. Di sana ada tempat lewatnya dan sarang kotoran sehingga tak layak untuk dijadikan kebanggaan. Sangat tidak sesuai dengan nilai-nilai kebersihan dan kesucian yang amat dijunjung tinggi oleh Islam yang mulia.

Disebutkan dalam riwayat lain, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam tidak sudi melihat mereka yang ‘mendatangi’ istri dari ‘belakang’, dan menyamakannya dengan kaum Nabi Luth ‘Alaihis salam.

Dari segi kesehatan, ‘mendatangi’ istri ketika ‘berhalangan’ diharamkan karena terjadi kontraksi di otot dinding farji saat mencapai ‘puncak’ sehingga bisa menarik darah yang keluar saat halangan ke dalam, lalu menyebar ke organ lain sehingga menyebabkan berbagai jenis penyakit. Selain bagi istri, suami yang melakukan ini juga sangat rentan terkena infeksi.

Semoga Allah Ta’ala melindungi kita dari buruknya aktivitas ini. Aamiin.

Wallahu a’lam. 

sumber : Pirman/Keluargacinta


Hindari Mengunakan Sarung Tangan Jenis Melek4t Ke Setang Kendaraan Anda Berb4h4y4 ” Berikut Alasan Nya Semoga Bermanfaat..!!

JAKARTA - Untuk pengendara motor, sarung tangan telah jadi kebutuhan waktu berkendara, umumnya digunakan buat perlindungan kulit dari sengatan sinar matahari.

Namun belakangan ini berkembang sarung tangan yang jenisnya selekasnya melek4t pada setang motor.
Umumnya sarung tangan jenis ini digunakan oleh pengendara wanita yg tidak mau repot, jika dilihat sekilas jenisnya seperti sarung tangan untuk memasak.

Butuh di ketahui jenis sarung tangan seperti ini demikian tidak dianjurkan serta mempunyai resiko.
Manfaat dari sarung tangan bukan hanya buat perlindungan kulit dari panas matahari namun juga pelindung waktu jalan kesempatan di jalan.

I Gusti Agung Budi Dharma, instruktur safety riding dari Astra Motor Mataram, mengatakakan bila jenis sarung tangan yang melek4t selekasnya di setang demikian tidak dianjurkan karena tak cocok faedahnya.

” Jenis sarung tanganya itu melek4t di setang, tidaklah seperti sarung tangan umum yang digunakan di telapak tangan.

Apabila buat perlindungan panas matahari mungkin saja saja bisa, namun apabila dari tabr4kan atau j4tuh jadi jadi jadi memperburuk keadaan, ” ucap Budi ditulis dari Situs Otomani4.

Dengan jenis yang melek4t disetang, automatis sarung tangan ini tidak Ûeksibel buat perlindungan tangan waktu jalan musibah.

Mesti di ketahui, tangan yakni segi tubuh yang bisa merespon pertama waktu jalan kecel4kaan waktu berkendara motor.

Contoh waktu terjatuh, dengan posisi tangan yang masuk dalam dan mengengam grip, jadi akan menghambat reÛ3k waktu jalan musibah.

” Sarung itu mengik4t pada setang, jadi tangan cukup dimasukan saja waktu berkendara.

Ini berb4h4ya waktu jalan k3celak4an karena ruang gerak tangan yg tidak dapat l3lu4sa, bahkan juga jadi buat lebih c3laka karena otomatis tangan meny4ngkut pada setang motor yang kurangi serta menghambat reÛ3k tangan bekerja, ” ucap Budi.

semoga bermanfaat ...

sumber : http://berdakwah-media.blogspot.co.id/


[VIRAL] Kena Tilang Bukannya Takut, Malah Polisinya Sendiri yang Kejang-Kejang Lantaran Ngeliat SIM-nya yang Bikin Shock!

MAKASAR - Beberapa hari yang lalu, dunia kepolisian Indonesia dibuat ngakak dengan beredarnya foto SIM C yang berisi hal yang bikin shock!

Kejadian ini bermula ketika seorang polisi dari Sat Lantas Polrestabes Makassar bernama Aiptu Guritno sedang melakukan razia. Kala itu ada sebuah becak motor (bentor) yang melawan arus, melihat pelanggaran tersebut Guritno langsung memberhentikan bentor tersebut dan meminta kepada si pengendara untuk menunjukkan kelengkapan surat dalam berkendara.

Ketika si pemilik bentor menunjukkan surat miliknya, Aiptu Guritno langsung shock manakala, SIM C yang dibawa si pengendara bentor tersebut palsu, Terlebih lagi foto serta beberapa tulisan di SIM C-nya yang sangat nggak biasa.

Dalam SIM C tersebut terlihat foto si Boy, pemeran utama dalam sinetron anak jalanan, tak cuma itu saja di pojok kanan atas ada foto si Boy yang sedang membonceng Reva (pacarnya si Boy).

Gilanya lagi, ada tulisan "Anak Jalanan Indonesia" tepat di atas tanda tangan di SIM C tersebut.

Gara-gara foto SIM C palsu ini, postingan instagram @polisi_indonesia itu langsung viral di media maya, bahkan tak sedikit netizen yang menganggap hal semacam ini terjadi karena si pengendara motor tersebut tergila-gila dari sinetron Anak Jalanan.

Ada-ada aja ya gaes!

semoga bisa mengobati stress anda ...

sumber : http://keepo.me/


TERUNGKAP!! Inilah Foto-foto Terduga Pelaku Pembunuhan Keji di Pulomas...

BEKASI - Polisi dikabarkan telah menangkap pelaku kasus pembunuhan sadis di Pulomas, Jakarta Timur.

Laporan yang diterima Tribunnews menyebut, ada dua pelaku yang ditangkap polisi di Rawalumbu, Bekasi.

Hingga kini, Tribunnews masih mencoba mengkonfirmasi kabar ini kepada pihak kepolisian.

Beredar pula foto-foto pelaku pembunuhan itu sari sumber kepolisian. Dalam foto itu, tampak dua pelaku tak berdaya setelah ditembus timah panas petugas.

Polisi menangkap terduga pembunuhan sadis Ir Dodi Triono dan anak-anaknya masing-masing bernama Ramlan Butar Butar (pincang) dan Erwin Situmorang

Berikut keterangan dari sumber:
Selamat siang melaporkan untuk pelaku PEMBUNUHAN di Pulomas, telah ditangkap 2 orang atas nama:
1. Ramlan Butar Butar (pincang)
2. Erwin Situmorang
Ditangkap di Bekasi di rumah adiknya Ramlan.

Sekarang sedang dalam pengembangan ke pelaku lainnya , perkembangan dilaporkan.

Seperti diketahui Pemilik rumah di Pulomas, Dodi Trianto (59) tewas bersama anaknya Diona Arika Andra Putri (16) serta Dianita Gemma Dzalfayla (9) yang juga meninggal.

Teman Dianita yang sedang menginap, Amelia Callista (10), kedua sopir Dodi, Tasrok (40) dan Yanto, juga tewas dalam penyekapan itu.

Hasil otopsi memastikan mereka meninggal karena kehabisan oksigen. Mereka yang selamat adalah anak Dodi, Zanette Kalila Azaria (6), serta tiga pekerja di rumah Dodi yaitu Santi (22), Fitriani (23), Windy (23), dan Emi (41). 

sumber : Tribunnews


Merinding!!!...Kesaksian Penjaga Kubur Keluarga Korban Pembunuhan Sadis di Pulomas...Ini Yang Terjadi

JAKARTA - Dodi Triono (59), korban pembunuhan sadis di Pulomas, Jakarta Timur, dikenal ramah dengan semua orang, tak terkecuali kepada Rosid (49) penjaga kubur di Tanah Kusir. Rosid merupakan penjaga kubur keluarga besar Dodi.

Bapak dari enam anak ini sudah menjadi penjaga kuburan keluarga Rosid sejak 1987. Saat itu, Rosid dipercaya untuk mengurus makam ibu mertua dari istri pertama Dodi.Sejak itu, Rosid dan Dodi mulai menjalin hubungan seperti keluarga. Setiap ada keluarga Dodi yang meninggal dan dimakamkan di Tanah Kusir, Rosid selalu dipercaya untuk mengurus.

Setidaknya ada empat keluarga Dodi lainnya yang juga dimakamkan di Tanah Kusir, mulai dari ayah mertua dari istri pertama, kedua orangtua Dodi dan terakhir kakak ipar dari istri pertama.

"Pak Dodi selalu kasih saya kepercayaan untuk mengurus makam-makam keluarga beliau. Sampai-sampai beliau sudah menganggap saya seperti keluarga sendiri," cerita Rosid di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (28/12/2016).

Saat pertama kali mendengar peristiwa yang menimpa Dodi, ia tak percaya. Ia baru percaya saat salah satu keluarga Dodi menghubunginya untuk mengurus pemakaman.
Merasa memiliki hubungan dekat, Rosid langsung bergegas menuju Jakarta dari Karawang untuk mengurus pemakaman Dodi.

Di mata Rosid, Dodi merupakan orang ramah dan terbuka. Rosid sendiri sudah enam kali bertandang ke rumah Dodi.

Kedatangan Rosid juga diminta oleh Dodi. Terakhir kali Rosid bersua dengan Dodi pada Idul Fitri tahun ini."Pak Dodi juga pernah menawarkan anak saya untuk bekerja dengan catatan anak saya belajar Corel Draw terlebih dahulu," kata Rosid.

Ini foto Dodi Triono & keluarganya, korban perampokan sadis di Pulomas

Dalam kasus pembunuhan di Pulomas ini ada 11 orang yang menjadi korban penyekapan di dalam kamar mandi berukuran satu setengah meter kali satu setengah meter persegi.

Akibat peristiwa tersebut enam orang meninggal, yakni Dodi Triono (59), Diona Arika (16), Dianita Gemma (9), Amel yang merupakan teman anak korban, serta Yanto dan Tasrok yang merupakan sopir keluarga.

Sementara itu, Zanette Kalila (13) ditemukan masih hidup bersama Emi, Santi (22), dan Fitriani serta Windy

Kamis, 29 Desember 2016

Mengharukan..! Ketika Linangan Air Mata Bung Karno Iringi Tanda Tangan Vonis Mati Untuk Sang Sahabat Karib

JAKARTA - Kepedihan semakin terasa, ketika di hari itu juga Presiden Soekarno harus menggoreskan tanda tangan yang artinya akhir dari hidup sahabat karibnya. Ia pandangi kembali selembar foto sahabatnya, tak terasa linangan air mata menetes dari kedua mata Bung Karno.

Perseteruan kawan sekaligus sahabat yang kemudian menjadi lawan antara Soekarno dan Kartosuwiryo bukanlah sekedar kisah sejarah yang berdiri sendiri, melainkan sebuah mata rantai yang masih aktual hingga saat ini.

Kartosuwiryo, kawan yang menjadi lawan tangguh Soekarno membuktikan, dengan semangat dan jiwa militan, ia bahkan bisa melebarkan gerakan dan pengaruhnya hingga ke sebagian Pulau Jawa, Aceh, dan Sulawesi Selatan.


Meski keduanya merupakan murid dari sang guru HOS Cokroaminoto, namun pada akhirnya Soekarno dan Kartosuwiryo menempuh keyakinan ideologi masing-masing. Bersama mengambil langkah politik, keduanya menjadi rival dan ideologi bagi Soekarno.

Tidak hanya berhenti soal ideologi, bibit perseteruan juga mulai mengarah kepada konflik terbuka. Kala itu, Kartosuwiryo yang memimpin laskar seperti Hisbullah-Sabilillah dan Barisan Bambu Runcing di wilayah Jawa Barat, menolak ikut hijah ke wilayah Republik.

Bersama para laskar yang dipimpinnya, Kartosuwiryo bersikeras memilih untuk tetap melakukan perlawanan terhadap Belanda di wilayah Jawa Barat. 

Saat Soekarno - Hatta ditangkap di Yogyakarta pada Agresi Militer II, Kartosoewiryo menganggap bahwa negara Indonesia telah kalah dan bubar. Ia juga memaklumatkan perang terhadap Bung Karno (sebagai pemerintahan yang sah) dan mendirikan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII).

"Di tahun 1918 ia adalah seorang sahabatku yang baik. Kami bekerja bahu membahu bersama Pak Tjokro demi kejayaan Tanah Air. Di tahun 20-an di Bandung kami tinggal bersama, makan bersama dan bermimpi bersama-sama. Tetapi ketika aku bergerak dengan landasan kebangsaan, dia berjuang semata-mata menurut azas agama Islam," kata Soekarno dalam buku 'Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat' Karya Cindy Adams, Terbitan Media Pressido.

Perbedaan ideologi antara Soekarno dan Kartosoewirjo itu mengakibatkan keduanya berseberangan dan mengambil jalan masing-masing. Bahkan, Kartosoewirjo berusaha menumbangkan Soekarno dengan Pancasilanya.

Pada 7 Agustus 1949, Kartosoewirjo memproklamasikan Negara Islam Indonesia (NII) di Tasikmalaya. Dengan militansi yang dimilikinya, Kartosoewirjo melebarkan gerakan dan pengaruhnya hingga ke sebagian Pulau Jawa, Aceh, dan Sulawesi Selatan.

Saat itu, ia dengan DI/TII nya memilih hutan-hutan di pegunungan Jawa Barat sebagai basis perjuangan melawan pemerintahan Bung Karno. Sejumlah percobaan pembunuhan kepada Bung Karno pun dilakukan.

"Bunuh Soekarno. Dialah penghalang pembentukan negara Islam. Soekarno menyatakan bahwa Tuhannya orang Islam bukan hanya Tuhan. Soekarno bekerja menentang kita. Soekarno menyatakan bahwa Indonesia harus berdasarkan Pancasila, bukan Islam. Sebagai jawaban atas tantangan ini kita harus membunuh Soekarno," kata Kartosoewirjo di tahun 1950an.

Percobaan pembunuhan terhadap Bung Karno hampir berhasil dilakukan. Empat orang pria tiba-tiba melemparkan sejumlah granat ke arah Bung Karno. Saat itu, 30 November 1957, Bung Karno baru saja selesai menghadiri acara malam amal di Perguruan Cikini.

Beruntung Bung Karno selamat dari kejadian itu. Namun, puluhan korban tak berdosa menjadi korban. Kemudian saat hari raya Idul Adha percobaan pembunuhan kepada Bung Karno kembali terjadi.

Bung Karno yang kala itu tengah melaksanakan salat Idul Kurban bersama umat muslim lainnya di lapangan rumput Istana Merdeka, tiba-tiba mendapat berondongan tembakan dari seorang pria. Namun, Bung Karno kembali selamat.

Namun ketika pasukan TNI berhasil mendesak pasukan DI/TII, Kartosoewiryo terpaksa mengakhiri petualangannya hingga akhirnya ia ditangkap di tengah ketidakberdayaannya di Gunung Geber, Jawa Barat, 4 Juni 1962.

Tibalah pada saat detik-detik Soekarno harus menandatangi berkas vonis mati sahabat yang memusuhinya itu, pada September 1962. Bung Karno hanya terdiam memandangi selembar foto Kartosewiryo dan melambungkan memori masa mudanya bersama sang sahabat di Surabaya.

Kepedihan semakin terasa, ketika di hari itu juga Soekarno harus menggoreskan tanda tangan yang artinya akhir dari hidup karibnya. Ia pandangi kembali selembar foto Kartosoewiryo, tak terasa linangan air mata menetes dari kedua mata Bung Karno.

Dan benar adanya, saat ia menerima laporan ihwal tertangkapnya Kartosoewiryo beberapa bulan sebelumnya hanya satu pertanyaan Bung Karno, "Bagaimana matanya?". Kala itu, tak ada seorang pun yang mampu menjawab. Hingga keesokan harinya, petugas menyodorkan foto Kartosoewiryo.

Demi melihat foto sahabat yang memusuhinya, Bung Karno tersenyum seraya berkata, "Sorot matanya masih tetap. Sorot matanya masih sama. Sorot matanya masih menyinarkan sorot mata seorang pejuang."

Sumber: riauonline.com | nasional.news.viva | merdeka.com


Mengingat Pertempuran Sengit & Berdarah Kopassus Vs Tropaz, Pasukan "Bengis" Didikan Portugal

JAKARTA - Tropaz adalah pasukan Timor Leste didikan Portugis yang kenyang dengan pengalaman tempur gerilya. Mereka diterjunkan untuk menumpas pemberontakan di daerah jajahan Portugis seperti Angola dan Mozambik. Mereka juga kemampuan menembak yang sangat baik. 

7 Desember 1975, TNI menggelar operasi lintas udara terbesar untuk menguasai Kota Dili, Timor Portugal. Jumlah pasukan yang diterjunkan 270 orang Prajurit Para Komando dari Grup I Kopasandha (kini Kopassus TNI AD) dan 285 prajurit Yonif 501.

Banyak kelemahan dari operasi penyerbuan itu. Antara lain data intelijen yang salah. Disebutkan musuh yang menjaga Kota Dili hanya sekelas dengan Hansip. Ini salah besar. 

Demikian ditulis dalam buku Hari H 7 Desember 1975, Reuni 40 Tahun Operasi Lintas Udara di Dili, Timor Portugis yang disunting Atmadji Sumarkidjo dan diterbitkan Kata.

Pasukan TNI sudah ditembaki sejak masih melayang di udara. Pilot TNI AU terpaksa membatalkan sejumlah penerjunan karena pesawat diberondong tembakan dari bawah. Seorang load master di dalam C-13o Hercules tewas tertembak. Akibatnya 72 prajurit Kopassus batal diterjunkan.

Para prajurit yang terjun tak bisa membalas tembakan. Senapan AK-47 mereka masih terikat di paha. Begitu mendarat mereka langsung mencari kelompoknya dan terlibat dalam pertempuran sengit. Beberapa prajurit baret merah tersungkur ditembus peluru Tropaz.

Sementara itu, Komandan Nanggala V/Kopasandha Letkol Inf Soegito berlindung di balik tembok. Ternyata di balik tembok itu terlihat beberapa orang Tropaz sedang menembak bertubi-tubi ke arah pasukan yang baru mendarat. 

Soegito melemparkan granat ke dalam ruangan. Namun apes, granat itu tak meledak.

Dia mencabut granat kedua. "Blaaaar!!" ledakan keras terdengar hingga dinding bergetar.

Beberapa orang yang terluka berhamburan keluar. Tanpa ba-bi-bu, Soegitu menarik picu senapan otomatisnya. Rentetan peluru kaliber 7,62 mm segera menyiram dan menghabisi orang-orang berseragam hijau itu.

Dili dipenuhi suara tembak menembak hari itu. Senapan serbu AK-47 milik Kopasandha versus senapan G3 standar NATO milik Tropaz dan Fretilin.

Sumber: merdeka.com


Rabu, 28 Desember 2016

Jangan Ragu Menikahi Wanita Yang Lebih Tua, Ternyata Inilah Alasannya, Sungguh Mengejutkan!!!...

JAKARTA - Kalau kamu jatuh cinta dengan perempuan yang lebih tua, jangan khawatir, kamu tidak sendiri. Hampir semua laki-laki bahkan merasa nyaman dan tertarik dengan perempuan yang lebih tua.

Memang sudah menjadi mekanisme psikologi laki-laki untuk merasa tertarik pada segala sesuatu yang mengingatkannya dengan sosok ibu. Dan perempuan yang lebih tua umumnya menarik karena sikap mereka atau bahkan wajah mereka mengingatkan laki-laki pada ibunya.


Jadi, jangan ragu atau bahkan takut menikahi perempuan yang lebih tua. Ini alasannya!

1. Mandiri dan dapat diandalkan
Nah, jika pasangan kamu nantinya lebih tua dari kamu. Ia akan lebih mandiri dan dapat diandalkan dalam beberapa situasi­. Kamu bahkan mungkin akan kaget melihat dan menyaksikan sikap pasangan kamu dalam menyikapi berbagai persoalan

2. Penuh keyakinan diri
Kamu tidak perlu khawatir bagaimana pasanganmu yang lebih menghadapi keadaan yang mungkin menurutmu sulit dihadapi seorang perempuan. Ia sudah memiliki kepercayaan dan keyakinan diri yang tinggi. Percayalah dan saksikanlah.

3. Memiliki rencana dan arah tujuan
Bagi perempuan yang lebih tua, berkeluarga bukanlah hanya sekedar main-main. Kamu yang lebih muda benar-benar akan terbantu dengan berbagai pandangan, rencana serta plan A B C D E yang dimiliki pasanganmu dalam memelihara cinta keluarga.

4. Terbuka dan tanpa basa basi
Tentu saja bahasa perempuan yang tidak pernah dipahami laki-laki adalah bahasa ‘kemauan’. Pasanganmu minta A, kamu nggak ngerasa. Istrimu minta B, kamu malah memilih C.

Nah, kalau kamu menikah dengan perempuan yang lebih tua, kamu akan punya istri yang tidak banyak menggunakan bahasa ‘kemauan’ ini. Bahkan, mungkin sama sekali tidak basa basi dan terbuka apa adanya. Komunikasi menjadi semakin mudah bukan?

5. Tenang dan penuh pertimbangan
Kamu seolah akan mendapatkan kawan diskusi yang setimpal, kebiasaan laki-laki yang logis akan tertolong oleh kedewasaan istri yang lebih tua dengan pertimbangan dari banyak sisi, terutama sisi yang berhubungan dengan perasaan dan kepatutan umum.

Selain segala tindakannya yang tenang dan penuh kehati-hatian, kamu juga akan ‘kecipratan’ berkahnya dan mendapat berbagai pertimbangan emas yang tidak pernah terlintas dalam otak kamu sebagai seorang lelaki.

6. Bersikap dan bertanggung jawab
Tidak dapat dipungkiri pada titik tertentu, perempuan sering kali bersikapblaming terhadap banyak hal. Nah, kalau pasaganmu lebih tua, ia akan lebih dalam berpikir dan memilih bersikap untuk mengambil tanggung jawab pada pelbagai hal.

Terutama pada hal-hal yang menjadi tanggung jawabnya sebagai seorang istri.

7. Tidak bergantung pada dirimu
Bukan berarti tidak setia atau tidak percaya, tetapi istri yang lebih dewasa akan memutar otak untuk melakukan hal lain di rumah. Ia bisa membangun jejaring bisnis dan menjual kreasinya selama seharian di rumah.

Atau bahkan istri kamu yang lebih tua akan melakukan empowering pada lingkungan sekitarnya. Menjadi istri, ibu dari anak-anak kamu, sekaligus aktivis sosial yang turut menyejahterakan ibu-ibu rumah tangga lainnya.

8. Sabar, pemaaf, dan penuh kompromi
Tentu saja ia akan bersikap sabar dan penuh kemaafan pada kebiasaan buruk kamu yang terus berulang. Asalkan kamu tidak belebihan, tentu istrimu akan penuh kompromi.

Lebih dari itu, pasanganmu yang lebih tua akan setia menemanimu dalam berbagai masa sulit. Ia akan mewujud jadi ibu yang benar-benar bijaksana sejatinya.

Ia akan ada saat kamu terpuruk ia mendukungmu dan mengangkatmu agar tidak semakin memburuk. Ia juga akan menahanmu saat kamu berhasil, menahanmu untuk tidak sombong dan mengingatkanmu bahwa semuanya semata-mata hanya titipan Tuhan.

Istri seperti ini yang kamu cari bukan? Jadi, jangan ragu apa lagi takut untuk menikahi perempuan yang lebih tua, oke? Segeralah nikahi dia!

semoga bermanfaat ...

sumber : http://berdakwah-media.blogspot.co.id


Inilah Hukumnya, Apabila Istri Sakit, Lalu Menolak Ajakan Suami Untuk Berhubungan [Khusus Pasutri]

JAKARTA - Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Pada dasarnya, istri wajib memenuhi ajakan jim4’ suaminya selama tidak membahayakan dirinya atau menghalanginya dari menjalankan kewajiban agamanya. Baik siang atau malam, baik dirinya sedang bersyahwat atau tidak. Jika ia enggan dan tidak mau melayani suaminya maka ia telah melakukan kemaksiatan dan nusyuz yang termasuk dosa besar.

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:

أَيُّمَا رَجُلٍ دَعَا زَوْجَتَهُ لِحَاجَتِهِ فَلْتَأْتِهِ وَلَوْ كَانَتْ عَلَى التَّنُّوْرِ

“Suami mana saja yang memanggil istrinya untuk memenuhi hajatnya (jim4') maka si istri harus/wajib mendatanginya (memenuhi panggilannya) walaupun ia sedang memanggang roti di atas tungku api.” (HR. Al-Tirmidzi dan al-Nasa’i. Dishahihkan Ibnu Hibban dan Al-Albani)
Dalam hadits lain,

إِذَا دَعَا الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهِ فَأَبَتْ فَبَاتَ غَضْبَانَ عَلَيْهَا لَعَنَتْهَا الْمَلَائِكَةُ حَتَّى تُصْبِحَ

"Apabila seorang suami mengajak istrinya ke ranjangnya (untuk berjim4'), lalu ia menolak sehingga suaminya di malam itu murka kepadanya, maka para malaikat melaknatnya hingga pagi." (Muttafaq 'Alaih, dalam redaksi lain, “sehingga suaminya ridha
kepadanya”)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah pernah ditanya tentang sikap suami jika istrinya enggan melayaninya setelah memintanya. Beliau menjawab, “istri haram berbuat nusyuz (membangkang) terhadap suaminya. Istri tidak boleh menolak melayani suaminya. Bahkan, apabila istri menolak dan tetap ngeyel maka suaminya boleh memukulnya dengan pukulan yang tidak menyakitkan (-yaitu yang tidak membuat luka dan cacat-pent). Istri juga tidak berhak menerima nafkah dan jatah…” (Majmu’ Fatawa: 32/279)

Istri Sakit dan Menolak Ajakan Suami
Namun jika istri sakit sehingga merasa berat melayani suaminya, apakah si istri berdosa jika menolak ajakan suaminya?
Pada dasarnya, istri wajib memenuhi ajakan suaminya dalam urusan ranjang. Namun jika ia sedang tidak enak badan atau sakit sehingga merasa berat melayani suaminya, maka si suami tidak boleh memaksanya untuk berjim4’. Namun dirinya boleh menikmati (mencium atau membelai, atau lainnya) istrinya selama tidak membahayakannya.
Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

لاَ ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ

“Tidak (boleh melakukan/menggunakan sesuatu yang) berbahaya atau membahayakan (orang lain).” (HR. Ahmad dalam Musnadnya, Malik dan Ibnu Majah)
Ini juga sebagai pengamalan terhadap firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala,

وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ

“Dan bergaullah dengan mereka secara patut.” (QS. Al-Nisa’: 19)

Sikap terbaik seorang suami adalah berlaku lembut terhadap istrinya. Tidak memaksa istrinya melakukan sesuatu yang ia merasa berat melaksanakannya. Suami tidak boleh memaksakan syahwatnya tanpa memperhatikan kondisi istrinya. Maka jika istri terlihat merasa enggan melayaninya karena sakit atau meriang, hendaknya suami mencari tahu kondisi istrinya, bersabar dan berusaha menghilangkan udzur yang ada pada istrinya. Wallahu A’lam.

semoga bermanfaat ...

sumber : http://berdakwah-media.blogspot.co.id/


MENGERIKAN!!!...Gara – Gara Kebanyakan Selfie, Gadis Cantik Ini Sakit Jiwa …

JAKARTA - Saat ini, sudah lumrah sekali apabila banyak orang yang mengambil foto dirinya sendiri, atau selfie setiap beberapa jam hingga beberapa menit sekali. Terlebih bagi remaja, selfie adalah hal wajib bagi mereka.

Tujuannya memang baik, yaitu untuk mengabadikan momen-momen terbaik mereka. Terlebih, smartphone jaman sekarang memang sudah dilengkapi dengan kamera yang canggih sehingga akan sangat mudah bagi manusia untuk melakukan selfie setiap saat.Namun dari kebiasaan selfie ini, sebenarnya ada hal yang perlu dikhawatirkan, yaitu mengenai kesehatan kejiwaan atau mental mereka yang ketagihan selfie.

Berdasarkan disclose.tv psikiater dan pekerja kesehatan mental lainnya menghubungkan kebiasaan ini dengan penyakit mental narsisme dan obsesi seseorang akan penampilan mereka.

Selfi
Dalam laman yang sama, psikiater Dr David Veal mengatakan bahwa dua dari tiga pasien datang padanya dengan keluhan Body Dysmorphic Disorder yang membuat merek bersikeras melakukan selfie berkali-kali sejak munculnya tren ini di sosial media.

Ia mengatakan bahwa ia melihat kelakuan ini pada teman-temannya yang berkali-kali melakukan selfie untuk mendapat angle yang pas dan sangat aware dengan detail kulit mereka, garis alis, mata, pipi, gigi, rambut dan lain sebagainya agar terlihat bagus.

Meski memang tren dan kebiasaan ini tidak bahaya, namun secara bertahap dan dalam jangka waktu lama bisa membangun kesadaran diri dan kepercayaan diri berlebihan yang palsu. Bukannya menerima apa adanya tubuh Anda, Anda malah membuat gambaran “palsu” diri Anda untuk memuaskan diri sendiri. Bahkan ada orang yang menjadi tidak produktif karena menghabiskan waktu untuk mendapat foto terbaik saat selfie dan kehilangan banyak hal.

Jadi, sebelum kebablasan kecanduan selfie dan malah menuntun Anda pada penyakit mental, sebaiknya mulai cintai diri lebih dulu dan pasanglah foto apa adanya diri Anda.

semoga bermanfaat ...

sumber : http://berdakwah-media.blogspot.co.id/


Inilah 8 Kebohongan Ibu Semasa Hidupnya, No.8 Yang Paling Mengharukan, Baca Kalo Berani!!!

JAKARTA - Ibuku Seorang Pembohong ? Sukar untuk orang lain percaya, tapi itulah yang terjadi, ibu saya memang seorang pembohong!! Sepanjang ingatan saya sekurang-kurangnya 8 kali ibu membohongi saya. Saya perlu catatkan segala pembohongan itu untuk dijadikan renungan anda sekalian. .

Cerita ini bermula ketika saya masih kecil. Saya lahir sebagai seorang anak lelaki dalam sebuah keluarga sederhana. Makan minum serba kekurangan.


KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA.
Kami sering kelaparan. Adakalanya, selama beberapa hari kami terpaksa makan ikan asin satu keluarga.. Sebagai anak yang masih kecil, saya sering merengut. Saya menangis, ingin nasi dan lauk yang banyak. Tapi ibu pintar berbohong. Ketika makan, ibu sering membagikan nasinya untuk saya. Sambil memindahkan nasi ke mangkuk saya, ibu berkata : “”Makanlah nak ibu tak lapar.”-

KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA.
Ketika saya mulai besar, ibu yang gigih sering meluangkan watu senggangnya untuk pergi memancing di sungai sebelah rumah. Ibu berharap dari ikan hasil pancingan itu dapat memberikan sedikit makanan untuk membesarkan kami. Pulang dari memancing, ibu memasak ikan segar yang mengundang selera. Sewaktu saya memakan ikan itu, ibu duduk di samping kami dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang bekas sisa ikan yang saya makan tadi.Saya sedih melihat ibu seperti itu. Hati saya tersentuh lalu memberikan ikan yg belum saya makan kepada ibu. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya. Ibu berkata : “Makanlah nak, ibu tak suka makan ikan.”

KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA.
Di awal remaja, saya masuk sekolah menengah. Ibu biasa membuat kue untuk dijual sebagai tambahan uang saku saya dan abang. Suatu saat, pada dinihari lebih kurang pukul 1.30 pagi saya terjaga dari tidur.. Saya melihat ibu membuat kue dengan ditemani lilin di hadapannya. Beberapa kali saya melihat kepala ibu terangguk karena ngantuk. Saya berkata : “Ibu, tidurlah, esok pagi ibu kan pergi ke kebun pula.” Ibu tersenyum dan berkata : “Cepatlah tidur nak, ibu belum ngantuk.”

KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT.
Di akhir masa ujian sekolah saya, ibu tidak pergi berjualan kue seperti biasa supaya dapat menemani saya pergi ke sekolah untuk turut menyemangati. Ketika hari sudah siang, terik panas matahari mulai menyinari, ibu terus sabar menunggu saya di luar. Ibu seringkali saja tersenyum dan mulutnya komat-kamit berdoa kepada allah agar saya lulus ujian dengan cemerlang. Ketika lonceng berbunyi menandakan ujian sudah selesai, ibu dengan segera menyambut saya dan menuangkan kopi yang sudah disiapkan dalam botol yang dibawanya. Kopi yang kental itu tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang ibu yang jauh lebih kental. Melihat tubuh ibu yang dibasahi peluh, saya segera memberikan cawan saya itu kepada ibu dan menyuruhnya minum. Tapi ibu cepat-cepatmenolaknya dan berkata : “Minumlah nak, ibu tak haus!!”

KEBOHONGAN IBU YANG KELIMA.
Setelah ayah meninggal karena sakit, selepas saya baru beberapa bulan dilahirkan, ibulah yang mengambil tugas sebagai ayah kepada kami sekeluarga. Ibu bekerja memetik cengkeh di kebun, membuat sapu lidi dan menjual kue-kue agar kami tidak kelaparan. Tapi apalah daya seorang ibu. Kehidupan keluarga kami semakin susah dan susah. Melihat keadaan keluarga yang semakin parah, seorang tetangga yang baik hati dan tinggal bersebelahan dengan kami, datang untuk membantu ibu. Anehnya, ibu menolak bantuan itu… Para tetangga sering kali menasihati ibu supaya menikah lagi agar ada seorang lelaki yang menjaga dan mencarikan nafkah untuk kami sekeluarga.. Tetapi ibu yang keras hatinya tidak mengindahkan nasihat mereka. Ibu berkata : “Saya tidak perlu cinta dan saya tidak perlu laki-laki.”

KEBOHONGAN IBU YANG KEENAM.
Setelah kakak-kakak saya tamat sekolah dan mulai bekerja, ibu pun sudah tua. Kakak-kakak saya menyuruh ibu supaya istirahat saja di rumah. Tidak lagi bersusah payah untuk mencari uang. Tetapi ibu tidak mau. Ibu rela pergi ke pasar setiap pagi menjual sedikit sayur untuk memenuhi keperluan hidupnya. Kakak dan abang yang bekerja jauh di kota besar sering mengirimkan uang untuk membantu memenuhi keperluan ibu, pun begitu ibu tetap berkeras tidak mau menerima uang tersebut. Malah ibu mengirim balik uang itu, dan ibu berkata : “Jangan susah-susah, ibu ada uang.”

KEBOHONGAN IBU YANG KETUJUH.
Setelah lulus kuliah, saya melanjutkan lagi untuk mengejar gelar sarjana di luar negeri. Kebutuhan saya di sana dibiayai sepenuhnya oleh sebuah perusahaan besar. Gelar sarjana itu saya sudahi dengan cemerlang, kemudian saya pun bekerja dengan perusahaan yang telah membiayai sekolah saya di luar negeri. Dengan gaji yang agak lumayan, saya berniat membawa ibu untuk menikmati penghujung hidupnya bersama saya di luar negeri. Menurut hemat saya, ibu sudah puas bersusah payah untuk kami. Hampir seluruh hidupnya habis dengan penderitaan, pantaslah kalau hari-hari tuanya ibu habiskan dengan keceriaan dan keindahan pula. Tetapi ibu yang baik hati, menolak ajakan saya. Ibu tidak mau menyusahkan anaknya ini dengan berkata ; “Tak usahlah nak, ibu tak bisa tinggal di negara orang.”-

KEBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.
Beberapa tahun berlalu, ibu semakin tua. Suatu malam saya menerimaberita ibu diserang penyakit kanker di leher, yang akarnya telah menjalar kemana-mana. Ibu mesti dioperasi secepat mungkin. Saya yang ketika itu berada jauh diseberang samudera segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Saya melihat ibu terbaring lemah di rumah sakit, setelah menjalani pembedahan. Ibu yang kelihatan sangat tua, menatap wajah saya dengan penuh kerinduan. Ibu menghadiahkan saya sebuah senyuman biarpun agak kaku karena terpaksa menahan sakit yang menjalari setiap inci tubuhnya. Saya dapat melihat dengan jelas betapa kejamnya penyakit itu telah menggerogoti tubuh ibu, sehingga ibu menjadi terlalu lemah dan kurus.. Saya menatap wajah ibu sambil berlinangan air mata. Saya cium tangan ibu kemudian saya kecup pula pipi dan dahinya. Di saat itu hati saya terlalu pedih, sakitsekali melihat ibu dalam keadaan seperti ini. Tetapi ibu tetaptersenyum dan berkata : “Jangan menangis nak, ibu tak sakit.” Setelah mengucapkan pembohongan yang kedelapan itu, ibunda tercinta menutup matanya untuk terakhir kali. Dibalik kebohongannya, tersimpan cintanya yang begitu besar bagi anak2nya. Anda beruntung karena masih mempunyai orangtua… Anda boleh memeluk dan menciumnya. Kalau orangtua anda jauh dari mata, anda boleh menelponnya sekarang, dan berkata, “Ibu/Ayah, saya sayang ibu/ayah.” Tapi tidak saya lakukan, hingga kini saya diburu rasa bersalah yang amat sangat karena biarpun saya mengasihi ibu lebih dari segala-galanya, tapi tidak pernah sekalipun saya membisikkan kata-kata itu ke telinga ibu, sampailah saat ibu menghembuskan nafasnya yang terakhir.Ibu, maafkan saya. Saya sayang ibu…….

ingatlah ibumu walau seberapapun jauh engkau dengannya, walau seberapapun sibuk dirimu, walau seberapapun banyak yang engkau pikirkan. karena sungguh, dialah makhluk ALLAH yang selalu mengingatmu walau sejauh apapun engkau dengannya, walau sebanyak apapun kesibukannya, walau sebanyak apapun beban pikirannya. Dialah makhluk ALLAH yang senantiasa mendoakanmu disempat dan sempitnya, disenang dan susahnya, dimalam dan siangnya. Dialah ibu, yang mencintaimu lebih dari dirinya sendiri..

Ibu, betapa banyak yang engkau berikan untukku, sungguh, aku mencintaimu..

SELAMAT HARI IBU.

sumber : https://www.facebook.com/notes/tahukah-anda/renungan-hari-ibu-baca-dan-menangislah/262919787095585/